Monday, December 26, 2016

Apa itu Algoritma Google Panda, Penguin, Hummingbird dan pigeon

Memahami algoritma google sangat penting sekali bagi setiap blogger, kali ini saya akan menjelaskan apa itu algoritma google panda, penguin, pigeon dan hummingbird. Silahkan simak penjelasan berikut ini.


Algoritma Google Panda, Penguin, Hummingbird dan pigeon
Algoritma Google dan mesin pencari lainnya dibuat untuk sebuah alasan yang sederhana, yaitu para pencari menginginkan jawaban yang paling relevan untuk pertanyaan mereka dari triliunan halaman web yang beredar di internet. Jadi Algoritma Google disusun untuk mencapai 3 hal:

-Menyingkirkan halaman yang tidak relevan
-Mengumpulkan halaman yang relevan
-Menyusun halaman yang relevan untuk menemukan yang paling relevan.

Karena tidak ada satu faktor yang cukup memadai untuk mendapatkan ketiga hal di atas, maka mesin pencari menggunakan begitu banyak algoritma yang menghitung ratusan faktor. Rumus dari Algoritma ini tidak pernah diumumkan; tapi melalui banyak percobaan para pelaku SEO di luar sana disimpulkan beberapa faktor umum, seperti:

-Kualitas link: Jumlah, kualitas, dan teks jangkar yang digunakan pada link masuk
-Faktor Onpage: Title tag, Desain responsif, kecepatan muat halaman, struktur halaman, dll
-Parameter Brand: Seberapa terkenal brand dari usaha, dan seberapa sering brand dikutip di dunia maya.
-Konten: Kualitas dari konten, frekuensi update, jumlah kunjungan dan jumlah bagikan di media sosial

Satu hal yang perlu anda ketahui saat anda baru belajar SEO adalah faktor-faktor ini dinamis dan bisa berubah setiap saat. Oleh karena itu ada kelompok orang yang disebut pelaku SEO, yaitu orang-orang yang menghabiskan waktunya untuk mengamati perubahan yang terjadi pada mesin pencari.

Perubahan yang paling penting di dalam algoritma Google selama 4 tahun terakhir ini ada pada 3 algoritma utamanya; yaitu hummingbird, penguin dan panda, dan di dalam artikel ini anda akan belajar mengenal ketiga algoritma Google ini.

Baca juga : Panduan belajar SEO untuk pemula


Algoritma Google Hummingbird


Hummingbird adalah algoritma utama dari google yang dibuat dengan menambah faktor pentingnya penggunaan perangkat mobile dalam pencarian. Dengan masuknya hummingbird maka faktor responsive design menjadi sangat penting dibandingkan sebelumnya. Jadi sekarang ini sangat penting untuk memastikan halaman website kita responsif untuk semua ukuran layar gadget.

Selain menambah pentingnya halaman web yang mobile friendly, algoritma hummingbird juga memperkenalkan konsep pencarian yang kontekstual. Jadi Google sekarang tidak hanya menampilkan hasil pencarian berdasarkan kata kunci yang kita masukkan tetapi juga akan mengenai kata kunci yang sangat kuat relasinya dengan kata kunci yang kita masukkan.

Jadi sekarang orang sudah bisa bertanya secara lisan di smartphonenya dan Google berusaha memahami konteks dari pertanyaan tersebut. Bisa saja yang melakukan pertanyaan memasukkan kata kunci "tips fotografi" dan Google juga mencari hasil pencarian di keyword photography, fotografer, kamera, dll. Jadi sangat penting untuk membuat artikel anda penuh dengan sinonim ataupun kata-kata lain yang sering dikutip di dalam topik tersebut, agar anda juga mendapatkan peluang di pencarian yang bersifat kontekstual.

Era di mana mengulang kata kunci dengan kaku dan berlebihan sudah lewat. Bukan saja itu tidak menguntungkan dari sisi SEO, tapi juga membuat pembaca sangat tidak nyaman membaca tulisan kita.

Jadi inilah algoritma  penentu peringkat dari halaman web anda di hasil pencarian. Namun, sebelum halaman web anda sampai di "meja penilaian" hummingbird, semua halaman web itu harus lolos dari endusan algoritma Panda dan Penguin.


Algoritma Google Panda


Panda adalah algoritma yang membantu hummingbird untuk mensortir faktor onpage dari suatu halaman web. Ada cukup banyak orang yang dulunya mengandalkan halaman web yang spammy dan mengulang-ulang kata kunci yang kemudian kandas dan kesulitan mendapatkan ranking di kata kunci yang persaingannya sangat tinggi.

Halaman-halaman yang spammy dan menumpuk kata kunci seperti ini masih bisa ditemukan masuk dalam ranking 10 besar pada kata kunci yang persaingannya rendah atau pada kata kunci yang memang didominasi oleh halaman-halaman web yang spammy.

Jadi Panda ini semacam satpam di depan pintu yang memastikan halaman web anda tidak melanggar aturan Google. Hanya halaman-halaman web yang memenuhi standar dari algoritma panda ini saja yang bisa masuk ke penilaian selanjutnya di algoritma hummingbird. Dengan kata lain mereka yang tidak lolos penilaian tidak akan masuk dalam halaman hasil pencarian dan ini yang disebut sebagai Penalty atau hukuman dari Google Panda. Anda tidak akan bisa keluar dari penalty Google panda sampai anda menyelesaikan permasalahan di onpage anda.

Algoritma Panda bermain di area onpage untuk menentukan seberapa bisa dipercaya sebuah halaman web. Algoritma Panda menentukan beberapa hal, seperti:

-Kesegaran halaman
-Apakah ada artikel duplikat dari konten baru anda?
-Apakah ada kesalahan pengetikan?
-Apakah ada suatu info yang unik dan penting di halaman tersebut?
-Apakah halaman bersifat spam dan penumpukan kata kunci?

5 hal di atas bisa mempengaruhi kualitas halaman anda dalam penilaian Google Panda. Tentu ada banyak faktor-faktor yang lain seperti otoritas anda dalam penulisan, tapi di Indonesia hal seperti ini masih termasuk jarang.


Algoritma Google Penguin


Algoritma Penguin dibangun untuk mengantisipasi perkembangan teknik black hat dari teknik link building. Jadi jika algoritma Panda bermain di ONPAGE, maka algoritma Penguin akan bermain di OFFPAGE dan menelusuri kualitas dari backlink.

Untuk memastikan anda aman dalam melakukan link building maka ada 4 hal yang perlu anda perhatikan dalam melakukan link building:

- Apakah backlink berasal dari website yang cukup berkualitas? Bukan website yang baru dibuat kemarin hanya untuk menjadi backlink buat web yang dioptimasi.
- Apakah backlink berasal dari halaman yang relevan? Di mana link tersebut berada di antara teks yang memang membahas masalah tersebut.
- Apakah backlink berasal dari web yang juga mempunyai profil yang baik? Dan bagaimana profil backlink secara menyeluruh dari web kita sendiri?
- Apakah backlink yang datang menuju web anda beragam dalam segala hal khususnya teks jangkar yang memuat kata kunci?

4 hal di atas inilah yang perlu menjadi perhatian utama bagi mereka yang melakukan link building. Kenapa ini perlu menjadi perhatian anda? Karena sangat sulit untuk keluar dari penalti algoritma penguin jika anda sudah terkena. Anda harus membersihkan backlink anda dengan tepat sasaran, jika tidak website anda tidak akan pernah keluar dari penalti.


Algoritma Google Pigeon


Google pigeon merupakan salah satu dari sekian algoritma google yang sedang di rilis setelah algoritma hummingbird, panda dan pinguin, seperti yang sudah anda ketahui bahwa setiap google update algoritma selalu menggunakan nama-nama hewan, semua itu mempunyai tujuannya masing-masing, para pengamat SEO mengatakan kalau nama hewan ini sering sekali menjadi sebuah simbol dan perilaku dari hewan tersebut jadi kalau kita lihat bahwa algoritma merpati ini berperilaku hanya untuk pencarian lokal karena sifat burung merpati sendiri tidak pernah pergi jauh dari tempatnya bersarang untuk itulah kenapa pakar dan pengamat SEO mengatakan bahwa algoritma ini hanya akan berfokus pada hasil pencarian lokal saja.

Baca juga : 4 faktor penting SEO bagi pemula

Demikian ulasan dan penjelasan tentang apa itu algoritma google panda, penguin, hummingbird dan pigeon, semoga bermanfaat dan terima kasih ata kunjungan anda di blog pantauterus.

1 komentar so far


EmoticonEmoticon